Phone: 0341-578182HP. 62816553755 Email: masterprima1@gmail.com

Syarat Dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan

18 September 2021 23:30


Bagi sobat Masterprima yang saat ini kelas 12 atau lulusan tahun 2020 dan 2021 yang ingin menyiapkan diri masuk sekolah kedinasan 2022 ada baiknya menyimak informasi berikut. Untuk mengetahui tentang syarat, cara daftar, serta kementerian atau lembaga apa saja membuka sekolah ikatan dinas dengan status ikatan dinas. Lulus langsung jadi CPNS.

Cara daftar sekolah kedinasan
 

1.

Pelamar mengakses portal SSCASN di alamat https://sscasn.bkn.go.id

2.

Membuat akun SSCN Sekolah kedinasan dengan NIK yang telah tervalidasi melalui data Dukcapil kemudian mencetak Kartu Informasi Akun

3.

Login ke SSCN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan

4.

Upload swafoto, memilih Sekolah Kedinasan, melengkapi Nilai, upload berkas dan melengkapi biodata

5.

Mengecek resume dan mencetak kartu pendaftaran

6.

Verifikator Instansi melakukan verifikasi data dan berkas pelamar yang telah masuk

7.

Pelamar Log In ke SSCN, mengecek status kelulusan verifikasi administrasi

8.

Pelamar mendapatkan kode billing dan melakukan proses pembayaran (bagi pelamar yang lulus verifikasi). Aturan mengenai pembayaran silahkan cek di sekolah kedinasan terkait

9.

Mencetak kartu ujian di SSCN setelah pembayaran diterima dan dikonfirmasi oleh sistem

10.

Mengikuti proses seleksi sesuai dengan ketentuan instansi

11.

Informasi status kelulusan pelamar akan diumumkan oleh Panitia Seleksi Sekolah Kedinasan instansi dapat dilihat di SSCN

 

Pelamar hanya dapat memilih 1 (satu) sekolah kedinasan. Bila Sobat Masterprima mendaftar 2 atau lebih sekolah kedinasan, maka akan didiskualifikasi.

Pembayaran dapat dilakukan pada Bank yang sudah dicantumkan di laman pendaftaran.


Syarat yang harus disiapkan

Pelamar wajib mengetahui ketentuan-ketentuan terkait jurusan, pendidikan dan sekolah kedinasan yang dilamar. Setiap jurusan dan sekolah kedinasan memiliki persyaratan yang berbeda.

Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan pelamar telah mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.

Dokumen tersebut terdiri dari:
 

1.

Kartu Keluarga (KK)

2.

Kartu Tanda Penduduk (KTP)

3.

Ijazah, ukuran

4.

Rapor SMA/Sederajat

5.

Pasfoto dengan format jpg dengan ukuran 4x6 sentimeter. Foto terbaru pendaftar menggunakan latar berwarna merah dan menghadap ke depan, dan

6.

Dokumen lain di-upload dengan format dan ukuran sesuai ketetapan instansi terkait.


8 Sekolah Kedinasan di Indonesia

BKN menjelaskan, sekolah kedinasan adalah kumpulan perguruan tinggi negeri yang memiliki ikatan dinas dengan berbagai lembaga pemerintahan sebagai penyelenggara pendidikan dan lulusannya jadi CPNS.

Sehingga, pendaftaran sekolah kedinasan harus melalui portal BKN. Untuk mendukung kelancaran seleksi ASN 2022/2023, BKN telah melakukan peningkatan fitur pada portal SSCASN.

 

  1. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)

Sekolah Kedinasan PKN STAN yang akrab disebut STAN ini merupakan lembaga pendidikan yang berada di bawah Kementerian Keuangan. Mahasiswa PKN STAN tidak dikenakan biaya selama mengikuti kegiatan akademik. Mahasiswa PKN STAN juga tidak menerima gaji atau uang saku selama mengikuti pendidikan. Mulai tahun 2021, hanya membuka program D-IV dan seluruh mahasiswa ditempatkan di asrama selama mengikuti pendidikan.

 

Selengkapnya, cek di web ini: http://www.pknstan.ac.id/

 

  1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

IPDN masih menjadi pilihan banyak anak SMA untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Berada di bawah Kementerian Dalam Negeri, kampus IPDN berada tak jauh dari Kota Bandung, yakni di Jatinangor, Jawa Barat. IPDN hanya memungut biaya sebesar Rp 50.000 untuk tes SKD. Dikutip dari laman SPCP IPDN, untuk biaya kuliah IPDN tidak memungut biaya apapun kepada peserta didik alias gratis. Peserta didik juga tidak mendapat uang saku dari kampus selama masa pendidikan.

Selengkapnya, cek di web ini: https://spcp.ipdn.ac.id/

 

  1. Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS)

Sekolah Kedinasan STIS merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS). STIS hanya membebankan biaya seleksi sebesar Rp 300.000 kepada calon peserta didik. Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan SKD. Biaya seleksi dan biaya administrasi bank yang telah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun. Selama masa pendidikan, mahasiswa dibebaskan dari biaya pendidikan (tanpa uang saku).

Selengkapnya, cek di web ini: https://spmb.stis.ac.id/

 

  1. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

STIN merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN). Bagi kalian yang ingin mendaftar STIN, kalian hanya diminta membayar Rp 50.000 untuk tes Seleksi Kemapuan Dasar (SKD). Sedangkan untuk biaya kuliah, mahasiswa tidak dipungut biaya apa pun.

 

Selengkapnya, cek di web ini: https://ptb.stin.ac.id/

 

  1. Sekolah Tinggi Meteorologi Kilmatologi dan Geofisika (STMKG)

Sekolah kedinasan ini berada di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Perguruan tinggi kedinasan ini mempersiapkan para lulusan untuk bisa menjalankan tugas badan meteorologi itu sendiri. Calon peserta didik hanya diminta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 75.000 dan biaya tes SKD sebesar Rp 50.000. Biaya pendidikan di STMKG gratis, namun taruna/i yang diterima akan ditarik biaya untuk keperluan seragam, atribut, dan lainnya. Biaya tersebut akan dibebankan hanya di awal pendidikan (yaitu saat daftar ulang) untuk 4 tahun pendidikan.

Selengkapnya, cek di web ini: https://ptb.stmkg.ac.id/

 

  1. Poltek SSN

Poltek SSN adalah sekolah kedinasan di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Calon peserta hanya diminta untuk membayar Rp 50.000 untuk biaya tes SKD. Calon mahasiswa dari umum yang dinyatakan lulus ujian seleksi dan diterima sebagai mahasiswa Poltek SSN, diwajibkan untuk menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas Belajar. Selama pendidikan di SSN, peserta didik tidak dipungut biaya pendidikan dan biaya tinggal di dalam kampus.

Selengkapnya, cek di web ini: https://www.poltekssn.ac.id/pendaftaran
 

  1. Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan

Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan yang membuka penerumaan dan kuotanya, antara lain:

Selengkapnya, cek di web ini: https://sipencatar.dephub.go.id/

 

No.

Sekolah Kedinasan Kemenhub

Formasi 2021

Formasi 2022

1.

Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)

912

 

2.

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal

180

 

3.

Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

144

 

4.

Politeknik Transportasi Sungai Danau Penyeberangan Palembang

168

 

5.

Politeknik Transportasi Darat (Poltadra) Bali

144

 

6.

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta

156

 

7.

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

120

 

8.

Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar

72

 

9.

Politeknik Pelayaran Surabaya

192

 

10.

Politeknik Pelayaran Sumatera Barat

60

 

11.

Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh

 

72

 

12.

Politeknik Pelayaran Banten

78

 

13.

Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara

72

 

14.

Politeknik Pelayaran Sorong

72

 

15.

Politeknik Pelayaran Barombong

24

 

16

Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

168

 

17.

Politeknik Penerbangan Surabaya

192

 

18.

Politeknik Penerbangan Makassar

144

 

19.

Politeknik Penerbangan Medan

96

 

20.

Politeknik Penerbangan Palembang

96

 

21.

Politeknik Penerbangan Jayapura

48

 

 

 

  1. Poltekip dan Poltekim

Dua sekolah kedinasan di bawah Kemenkumham, yaitu Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekim) dan Politeknik Imigrasi (Poltekip) tidak memungut biaya apa pun untuk proses seleksi. Selama menempuh pendidikan, peserta didik juga tidak dipungut biaya apa pun karena semua biaya sudah ditanggung oleh Kemenkumham.

Selama menempuh pendidikan, peserta didik juga tidak dipungut biaya apa pun karena semua biaya sudah ditanggung oleh Kemenkumham.

Selengkapnya, cek di web ini: https://catar.kemenkumham.go.id/